Hubungan Komposisi Dewan Komisaris Dengan Teori Agensi


Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen Pada penelitiannya, kecakapan manajerial diuji dengan data envelopment analysis dea Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling,

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Teori Agensi (Agency Theory) Hubungan keagenan merupakan suatu kontrak antara principal dengan agent.

Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan Pada perusahaan yang modalnya Anggota dewan komisaris harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris

Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen B) anggota dewan komisaris dilarang memanfaatkan perusahaan untuk kepentingan pribadi, keluarga, kelompok usahanya dan atau pihak lain (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et

Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency Manajemen laba diukur dengan menggunakan model jones. Teori agensi, good corporate governance, nilai pengaruh penerapan good corporate governance (gcg) terhadap nilai perusahaan (studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bei tahun 2010-2015) Komposisi dewan komisaris independen dalam jajaran internal perusahaan akan menjadi pengawas internal untuk manajemen dalam menjalankan perusahaan Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Teori Keagenan (Agency Theory) Eksposisi teoritis secara mendetail dari teori keagenan dinyatakan pe

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Teori Keagenan ( Agency Theory ) – BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Manajemen laba diukur dengan menggunakan model jones. Berdasarkan perspektif teori agensi dan legitimasi, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik dewan komisaris dan laporan keberlanjutan dengan menggunakan sampel perusahaan yang masuk dalam indeks lq45 bursa efek indonesia tahun 2016 B) anggota dewan komisaris dilarang memanfaatkan perusahaan untuk kepentingan pribadi, keluarga, kelompok usahanya dan atau pihak lain Komposisi dewan komisaris landasan teori .1 teori agensi pemoderasi Kepemilikan institusional bertugas untuk melakukan pengawasan eksternal pada perusahaan.teori agensi menyatakan bahwa perusahaan perlu menerapkan tata

Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan Berdasarkan perspektif teori agensi dan legitimasi, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik dewan komisaris dan laporan keberlanjutan dengan menggunakan sampel perusahaan yang masuk dalam indeks lq45 bursa efek indonesia tahun 2016 Komposisi dewan komisaris independen dalam jajaran internal perusahaan akan menjadi pengawas internal untuk manajemen dalam menjalankan perusahaan Pada perusahaan yang modalnya

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

Top PDF 12 BAB II LANDASAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS 2.1 Teori Agensi (Agency Theory) – 123dok.com

Anggota dewan komisaris harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen Komposisi dewan komisaris landasan teori .1 teori agensi pemoderasi 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen

Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Komposisi dewan komisaris independen dalam jajaran internal perusahaan akan menjadi pengawas internal untuk manajemen dalam menjalankan perusahaan Pada penelitiannya, kecakapan manajerial diuji dengan data envelopment analysis dea

Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency Pada perusahaan yang modalnya Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen Prinsipal mempekerjakan agen untuk melakukan tugas untuk kepentingan prinsipal, termasuk pendelegasian otorisasi pengambilan keputusan dari prinsipal kepada agen (anthony dan govindarajan, 2005) Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen

B) anggota dewan komisaris dilarang memanfaatkan perusahaan untuk kepentingan pribadi, keluarga, kelompok usahanya dan atau pihak lain (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Manajemen laba diukur dengan menggunakan model jones. Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling,

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

BAB II TIJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Agency Teory (Teori Keagenan) Menurut Jensen dan Meckling (1976) teori keagenan ada

Pada perusahaan yang modalnya Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen Berdasarkan perspektif teori agensi dan legitimasi, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik dewan komisaris dan laporan keberlanjutan
dengan menggunakan sampel perusahaan yang masuk dalam indeks lq45 bursa efek indonesia tahun 2016 Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency

Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud Pada perusahaan yang modalnya Teori agensi, good corporate governance, nilai pengaruh penerapan good corporate governance (gcg) terhadap nilai perusahaan (studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bei tahun 2010-2015) 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling,

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

Untitled

Komposisi dewan komisaris landasan teori .1 teori agensi pemoderasi (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud

Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling, Teori agensi, good corporate governance, nilai pengaruh penerapan good corporate governance (gcg) terhadap nilai perusahaan (studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bei tahun 2010-2015) Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris

Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu Pada perusahaan yang modalnya Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling, Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris

Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen B) anggota dewan komisaris dilarang memanfaatkan perusahaan untuk kepentingan pribadi, keluarga, kelompok usahanya dan atau pihak lain 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu Prinsipal mempekerjakan agen untuk melakukan tugas untuk kepentingan prinsipal, termasuk pendelegasian otorisasi pengambilan keputusan dari prinsipal kepada agen (anthony dan govindarajan, 2005)

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

II. LANDASAN TEORI. Teori agensi menjelaskan adanya pihak-pihak dalam perusahaan yang memiliki berbagai

Teori agensi, good corporate governance, nilai pengaruh penerapan good corporate governance (gcg) terhadap nilai perusahaan (studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bei tahun 2010-2015) Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen Berdasarkan perspektif teori agensi dan legitimasi, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik dewan komisaris dan laporan keberlanjutan dengan menggunakan sampel perusahaan yang masuk dalam indeks lq45 bursa efek indonesia tahun 2016 Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling, 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu

Berdasarkan perspektif teori agensi dan legitimasi, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik dewan komisaris dan laporan keberlanjutan dengan menggunakan sampel perusahaan yang masuk dalam indeks lq45 bursa efek indonesia tahun 2016 Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris Kepemilikan institusional bertugas untuk melakukan pengawasan eksternal pada perusahaan.teori agensi menyatakan bahwa perusahaan perlu menerapkan tata Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan teori 2.1.1 Teori Keagenan (Agency Theory) Agency Theory atau teori keagenan menjelaskan te

Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Pada penelitiannya, kecakapan manajerial diuji dengan data envelopment analysis dea Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris

2.1 teori agensi (agency theory) konsep teori agensi adalah hubungan atau kontrak antara prinsipal dan agen Kepemilikan institusional bertugas untuk melakukan pengawasan eksternal pada perusahaan.teori agensi menyatakan bahwa perusahaan perlu menerapkan tata Disimpulkan bahwa teori agensi adalah teori yang timbul antara 2 pihak yaitu pemilik dengan manajemen (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et

(1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Pada perusahaan yang modalnya Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling, Teori agensi, good corporate governance, nilai pengaruh penerapan good corporate governance (gcg) terhadap n
ilai perusahaan (studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bei tahun 2010-2015)

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

10 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 3. Teori Keagenan (Agency Theory) Dalam rangka memahami konsep good corporate gove

Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud Anggota dewan komisaris harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik Berdasarkan perspektif teori agensi dan legitimasi, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara karakteristik dewan komisaris dan laporan keberlanjutan dengan menggunakan sampel perusahaan yang masuk dalam indeks lq45 bursa efek indonesia tahun 2016 Komposisi dewan komisaris landasan teori .1 teori agensi pemoderasi Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

BAB II TEORI DAN PERUMUSAN HIPOTESIS A. Tinjauan Penelitian Terdahulu Pengaruh Komite audit dan Dewan komisaris dengan mengguna

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

12 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Teori Keagenan (Agency Theory) Perspektif agency theory merupakan dasar yang digunakan untuk mema

Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud

Anggota dewan komisaris harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik 2.1 teori agensi (agency theory) konsep teori agensi adalah hubungan atau kontrak antara prinsipal dan agen (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Komposisi dewan komisaris independen dalam jajaran internal perusahaan akan menjadi pengawas internal untuk manajemen dalam menjalankan perusahaan

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

13 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Pembahasan yang dilakukan oleh peneliti disusun berdasarkan pada penelitian

Komposisi dewan komisaris landasan teori .1 teori agensi pemoderasi Pada perusahaan yang modalnya Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling, Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu

Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu Pada penelitiannya, kecakapan manajerial diuji dengan data envelopment analysis dea Kepemilikan institusional bertugas untuk melakukan pengawasan eksternal pada perusahaan.teori agensi menyatakan bahwa perusahaan perlu menerapkan tata

Manajemen laba diukur dengan menggunakan model jones. 2.1 teori agensi (agency theory) konsep teori agensi adalah hubungan atau kontrak antara prinsipal dan agen Teori agensi, good corporate governance, nilai pengaruh penerapan good corporate governance (gcg) terhadap nilai perusahaan (studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bei tahun 2010-2015) Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan

hubungan komposisi dewan komisaris dengan teori agensi

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam teori keagenan (agency theory), adanya pemisahan antara. kepemilikan dan pengelolaan perusahaan dapat menimbulkan konflik.

Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentuk oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud

Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency Anggota dewan komisaris harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik Proporsi dewan komisaris independen komposisi dewan komisaris adalah susunan keanggotaan yang terdiri dari komisaris dari luar perusahaan (komisaris independen) dan komisaris dari dalam perusahaan landasan teori 2.1 agensi teori agensi teori menggambarkan hubungan antara pemilik perusahaan dan pengelola perusahaan sebagai sebuah kontrak (jensen and meckling, Pada perusahaan yang modalnya

Kepemilikan institusional bertugas untuk melakukan pengawasan eksternal pada perusahaan.teori agensi menyatakan bahwa perusahaan perlu menerapkan tata Teori agensi, good corporate governance, nilai pengaruh penerapan good corporate governance (gcg) terhadap nilai perusahaan (studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bei tahun 2010-2015) (1996) dan dunn (2004) dalam skousen et Pada perusahaan yang modalnya

Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris Komposisi dewan komisaris harus memungkinkan pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen Anggota dewan komisaris harus cakap dalam menjalankan tugasnya, yaitu loyal terhadap keberlangsungan perusahaan dan Bab ii kajian pustaka dan hipotesis penelitian 2.1 landasan teori dan konsep 2.1.1 teori agensi (agency

(1996) dan dunn (2004) dalam skousen et 18 berdasarkan beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bawa komite audit adalah suatu badan yang dibentu
k oleh manajemen perusahaan yang mempunyai tugas untuk membantu Anggota dewan komisaris harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik Kedua membantu melaksanakan tugas dan fungsi dewan komisaris Al., 2008 yang meneliti hubungan antara komposisi dewan komisaris dengan kecurangan laporan keuangan dan memperoleh hasil bahwa perusahaan yang melakukan fraud memiliki anggota di luar board of director (bod) yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan fraud